Jepang
merupakan salah satu dari negara maju yang memiliki kualitas dan kuantitas yang
baik di sektor manapun. Jepang merupakan sebuah negara kepulauan yang berada di
Asia Timur. Jepang memiliki 6852 pulau dengan empat pulau besar yaitu Hokkaido,
Honsyu, Shikoku, dan kyushu. Jepang juga memiliki gunung-gunung berapi yang
masih aktif, salah satunya adalah Gunung Fuji. Penduduk Jepang sampai saat ini
mencapai 128 juta orang dimana golongan tua mendominasi dari pada golongan muda
artinya angka harapan hidup di Jepang sangat tinggi. Tokyo secara de facto
adalah ibu kota Jepang yang memiliki penduduk sekitar 30 juta orang. Didalam
pembagian wilayah didalam letak geografisnya, maka Jepang dibagi menjadi 10
wilayah yaitu: Hokkaido, Tohoku, Hokuriku, Kanto, Chubu, Kansai (kinki),
Chugoku, Shikoku, Kyushu, dan Kepulauan Ryukyu.
Jepang menganut sistem negara
monarki konstitusional artinya kedudukan Kaisar Jepang diatur dalam konstitusi
sehingga memiliki banyak batasan-batasan. Kekuasaan pemerintahan berada di
tangan Perdana Menteri Jepang sementara kedaulatan sepenuhnya berada di tangan
rakyat Jepang. Parlemen Jepang memiliki parlemen dua kamar yaitu Majelis Rendah
dan Majelis Tinggi. Majelis Rendah dipilih langsung oleh masyarakat Jepang
setiap 4 tahun sekali sedangkan Majelis Tinggi dipilih setiap 6 tahun sekali. Dalam
hal ini maka kinerja Perdana Menteri harus di pertanggung jawabkan dihadapan
parlemen. Perdana Mentri juga mempunyai wewenang didalam pengangkatan
menteri-menteri kabinet. Sedangkan Perdana Menteri diangkat oleh Kaisar Jepang
berdasarkan surat keputusan Parlemen Jepang. Sehingga saling adanya sebuah
keterkaitan antara Kaisar Jepang, Perdana Menteri serta menteri-menteri
kabinet. Walaupun negara Jepang merupakan negara monarki dimana berbentuk
kerajaan tetapi masih menganut adanya konstitusional didalam menjalankan roda
pemerintahannya. Hal ini dikarenakan Jepang telah menjadi negara yang
berdemokrasi yang bertujuan untuk melindungi dan mensejahterakan masyarakat
Jepang.
Didalam
demografinya, populasi Jepang didominasi oleh golongan tua dari pada golongan
muda, sehingga Jepang dapat dikatakan negara
memiliki angka harapan hidup tertinggi. Dari demografi inilah Jepang
dapat dilihat memiliki kelemahan didalam penerus negara karena yang lebih
mendominasi kualitas dan kuantitas adalah golongan tua. Jepang memberikan
subsidi kepada orang tua yang berumur 60 tahun keatas sebesar 10 yen/bulan atau
10 juta rupiah perbulan. Faktanya Jepang kekurangan generasi-generasi muda
berikutnya akan menghambat pembangunan dan pertumbuhan. Jepang merupakan negara
yang memiliki kerja keras dan disiplin yang tinggi didalam kehidupan
sehari-hari. Disamping karena kebutuhan pokok yang mahal dan gaya hidup
menuntut mereka agar bekerja. Di Jepang mereka harus bekerja kurang lebih 12
jam perhari baik itu wanita ataupun pria.
Disamping
itu, Jepang juga memiliki hubungan
ekonomi dan militer yang erat dengan Amerika Serikat dan menjalankan kebijakan
luar negeri berdasarkan pakta keamanan AS-Jepang. Kita ketahui bahwa pada
Perang Dunia II membuat Jepang menyerah kepada sekutu yang dipimpin oleh AS.
Sehingga dalam kemiliteran Jepang masih dikuasai oleh AS. Tetapi perlahan tapi
pasti, Jepang membangun kembali kapabilitas pertahanannya melalui strategi
“Ju-Jitshu” didalam pertahan dan keamanan setelah AS memberikan aliansi agar
Jepang menjaga keamanan dalam negerinya sendiri.
Untuk
isu-isu atau permasalah Internal di Jepang sendiri yaitu dimana kehidupan di
negara ini menjadi sangat keras karena banyaknya penipuan, perampokan,
pencurian. Dan yang terkenal di Jepang adalah Yakuza (mafia kelas atas). Yakuza
adalah nama sindikat terorganisir di Jepang atau mafia Jepang. Kelompok yakuza
inilah yang membuat keresahaan masyarakat Jepang karena kelompok inilah yang
paling ditakuti. Kelompok yakuza ini asalnya merupakan pelindung masyarakat
Jepang dengan melakukan kerjasama dengan pemerintah Jepang yang disebut
machi-yokko (Satgas desa), tetapi kemudian berbalik arah dimana mereka lebih
memilih profesi awal dengan menjadi seorang preman. Pekerjaan bisnis ilegal mereka adalah pachinko, perdagangan
ampethamine (termasuk ice dan ekstasi), prostitusi, pornografi, pemerasan,
hingga penyelundupan senjata. Pemerintah Jepang sulit membasmi Yakuza karena
kesetiaan mereka. Karena disana terdapat kesetiaan tinggi di antara sesama
sehingga kelompok ini sulit dibasmi. Selain beroperasi secara di level bawah,
Yakuza juga menggurita di kalangan politisi
Jepang. Beberapa praktik suap telah terbongkar bahwa Yakuza sudah masuk di
dalam politisi bahkan pemerintahan. Program rekapitalisasi perbankan Jepang
yang berlarut-larut tidak kunjung selesai diperparah oleh keterlibatan Yakuza
yang sangat berkepentingan dalam bisnis properti dan kredit perbankan. Dalam
operasinya, Yakuza membeli aset di Amerika dan salah satu yang pernah mencuat
ke permukaan adalah keterlibatan Prescott Bush, saudara dari presiden George
H.W. Bush dan paman dari Presiden George W. Bush, dalam transaksi penjualan
perusahaan Aset Management International Financing & Settlements di awal
1990an[1].
Faktor
Politik dan sosial yang ada didalam isu atau permasalahan itu adalah dimana
terdapat unsur politik yang membuat sindikat besar yang terorganisasi di Jepang
bahkan sampai ke International. Serta adanya campurtangan pihak lain yang
mendukung aksi Yakuza. Sehingga dapat dilihat bahwa faktor yang paling utama
adalah di Jepang adalah tingkat keamanan yang sulit dicapai untuk masyarakat
Jepang sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar